Tangan Kaki Sering Mati Rasa, Neuropati Kah?

Tangan Kaki Sering Mati Rasa, Neuropati Kah?

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat era modern sekarang ini adalah penyakit –penyakit yang mngintai mereka dalam diam. Mulai dari penyakit ringan hingga berat yang mulai menjadi isu hangat dan menjadi perbincangan kaula muda sekarang ini. sebagai pekerja yang sibuk banyak yang mengabaikan kesehatan diri sendiri. Mengkonsumsi makanan cepat saji, melakukan pola hidup tidak sehat. Kurangnya olahraga membuat banyak kalangan masyarakat yang mulai mengeluh tentang kondisi tubuhnya. Salah satu yang paling sering adalah keluhan tentang tangan atau kaki yang sering mati rasa.  Rasa kebas atau mati rasa itu sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal. Masyarakat yang makin kritis tentu saja akan mulai mempertanyakan apakah penyakit yang sedang mereka derita. Keluhan pada tangan atau kaki yang mati rasa terkadang dihubungkan dengan penyakit-penyakit tertentu yang memiliki gejala sama. dan yang paling  sering dihubungkan dengan keluhan tangan dan kaki yang mati rasa adalah penyakit neuropati. Apa sebenarnya penyakit neuropati, neuropati adalah penyakit yang berhubungan dengan syaraf. Kondisi tangan dan kaki yang kebas sering diartikan sebagai gelaja awal dari penyakit tersebut, tapi penyebab neuropati sendiri tidaklah hanya dilihat dari rasa kebas pada tangan dan kaki saja. Masih banyak gejala yang harus diperiksa hingga mendapatkan kesimpulan yang sedemikian.

Gejala awal penyakit neuropati memanglah rasa kesemutan,kebas dan mati rasa pada kaki atau tangan penderita. Akan tetapi tidak semua keluhan kebas atau mati rasa diartikan sebagai penyakit neuropati. Penyakit ini sendiri didasari karena adanya kerusakan atau cidera yang terjadi pada otot. Kecelakaan kerra, terbiasa melakukan kerja berat juga termasuk salah satu penyebab neuropati itu terjadi. pola hidup yang tidak sehat juga mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Dalam kasus yang sama seseorang yang mengalami keluhan kebas dan mati rasa pada tangan dan kakinya tidak selamanya hal itu hanya karena terlalu lelah bekerja. Ketika seseorang dengan keluhan tersebut mendatangi ahli, yang akan ahli lakukan adalah memeriksa latar belakang riwayat kesehatan dari si penderita.  Latar belakang kesehatan juga menentukan benar tidaknya orang tersebut menderita penyakit neuropati.  Ketika kebas dibarengi dengan kesemutan dan rasa nyeri yang terus berulang maka akan dilakukan pengecekan lebih dalam. Nyeri yang terjadi bisa diakibatkan karena terjepitnya system syaraf atau kerusakan pada syaraf sehingga mengirimkan impuls rasa sakit pada salah satu bagian tubuh.  Salah satu hal yang harus diwaspadai adalah penderita diabetes. Penderita diabetes sangat rawan terkena penyakit ini. penyakit diabetes adalah penyakit kelebihan kadar gula dalam darah sehingga proses metabolisme tubuh menjadi terganggu, diabetes menyebabkan penyembuhan luka menjadi lebih lama. Proses pengeringan luka akan terhambat karena kadar gula darah yang tinggi . pada kasus yang lebih besar penderita diabetes terpaksa menjalani amputasi karena bagian tubuh yang sudah membusuk dan tidak dapat disembuhkan.

Penyakit ini disebut dengan neuropati diabetik. Penderita penyakit ini juga mengalami kebas dan mati rasa pada bagian tangan dan kaki hingga penyebab nya hampir sama dengan penyakit neuropati biasa, yang membedakan adalah riwayat penyakit yang diderita oleh pasien. Pola hidup sehat harus sangat diterapkan pada penderita penyakit neuropati diabetik ini. kondisi tubuh harus selalu dijaga tetap aman. Ushakan selalu memakai alas kaki kemanapun saat akan keluar rumah, terbiasa menggunakan pakaian tertutup untuk mnenghindari hal-hal yang tidak diiginkan. Sedikit luka pada tubuh penderita neuropati diabetik bisa berakibat sangat fatal bagi si penderita itu sendiri. Luka yang tidak akan sembuh dengan cepat membuat luka tersebut semakin melebar. Salah satu bahaya dari penyakit ini adalah gejala tidak akan terlihat pada tahun-tahun pertama penyakit mulai menyerang. Diperlukan perawatan khusus bagi penderita penyakit ini. selain menjaga tubuh agar tidak terkena benda tajam yang akhirnya mennghasilkan luka penderita juga harus melakukan diet makanan sehat untuk menekan jumlah kadar gula darah pada tubuh. Rasa kebas dan mati rasa pada tangan atau kaki tidak selalu sebagai gejala awal penyakit mematikan. Tapi itu adalah salah satu cara tubuh memberitahukan bahwa mereka butuh istirahat.

shares